Merawat Piala Agar Awet

Memperoleh piala pastinya menjadi momen yang selalu dikenang. Namun, lain lagi ceritanya dalam cara merawat piala agar awet. Terlebih bila Anda terlalu sibuk dan jumlah pialamu terus bertambah setiap tahunnya. 

Padahal, piala menjadi simbol dari jerih payah dalam meraih kejuaraan atau penghargaan atas sumbangsih yang Anda berikan. Bila terus mengabaikan perawatannya, tak menutup kemungkinan pialamu berubah kusam, kotor, bahkan rusak. Untuk mencegah hal ini, yuk terapkan lima cara merawat piala yang Trovee Studio rekomendasikan di bawah ini. 

Pahami cara merawat piala

Pahami cara merawat piala dengan baik, pict by canva.com

Kenali Jenis Material Piala

Cara merawat piala yang pertama adalah dengan mengenali jenis material piala yang digunakan. Pasalnya, setiap jenis material membutuhkan perawatan berbeda. Kita ambil contoh piala berbahan dasar kristal yang tampak mewah dan elegan namun rentan pecah. Piala jenis ini perlu ditempatkan di tempat yang aman dan sulit dijangkau orang, terutama anak-anak. 

Konsisten Melakukan Perawatan

Membersihkan piala tidak harus dilakukan setiap hari, cukup rawat secara konsisten. Karenanya, cara merawat piala yang perlu Anda utamakan adalah membuat jadwal teratur untuk merapikan dan membersihkan piala. Jangan tunggu sampai pialamu berdebu baru dibersihkan. Adapun jenis kain yang ideal digunakan adalah kain katun sebab seratnya tidak akan merusak atau menggores piala. 

Menempatkan Piala di Tempat Aman

Memperhatikan penempatan piala di rumah termasuk cara merawat piala agar tetap awet. Anda dapat menaruh piala di dalam lemari kaca atau etalase sebab mampu mencegah masuknya debu dan kotoran yang biasa menempel di piala. Bila Anda tidak memiliki etalase, kotak kaca mirip akuarium bisa menjadi pilihan. Yang pasti, letakkan piala di tempat aman dan jauh dari tempat Anda beraktivitas sehari-hari, seperti pojokan ruang tamu atau tembok bagian atas. Hal ini untuk mencegah piala tersenggol, lalu jatuh dan pecah.

Memerhatikan Item di Piala

Item yang dimaksud di sini di antaranya logo, tulisan, dan pita. Tulisan dan logo biasanya menggunakan kertas yang dicetak dengan printer lalu dilaminasi. Tapi, ada juga yang hanya ditempel tanpa dilaminasi. Tulisan dan logo yang terkena air akan memunculkan noda tinta sehingga membuatnya pudar, rusak, dan kotor.

Selanjutnya, piala yang terpapar sinar matahari dalam jangka lama akan membuat logo dan tulisan cepat pudar. Begitupun pada pita yang warnanya cepat lusuh dan mudah kotor bila terkena debu. Untuk mengatasi masalah ini, tempatkan piala di tempat yang semestinya sehingga akan tetap terjaga. 

Perbaiki Piala yang Rusak

Cara merawat piala yang terakhir adalah memperbaikinya bila ada kerusakan. Memiliki piala yang rusak atau sudah pucat warnanya memang menjadi penyesalan di akhir sebab sulit diperbaiki. Alternatifnya yaitu dengan menggantinya dengan piala baru. Hanya saja, hal ini tentunya mengurangi perasaan euforia saat mendapatkannya langsung dari pertandingan ataupun kejuaraan yang diikuti. Tapi jika salah satu item saja yang rusak, Anda dapat memperbaikinya sendiri. Tak ada salahnya juga menggunakan jasa perbaikan piala yang biasanya mematok harga sesuai tingkat kerusakan dan lama waktu perbaikan. 

Pembuatan trophy yang baik juga perlu dijaga oleh pemiliknya dengan baik, pahami cara merawat piala dengan tips di atas

Pembuatan trophy yang baik juga perlu dijaga oleh pemiliknya dengan baik, pahami cara merawat piala dengan tips di atas pict by canva.com

Lima cara merawat piala agar awet perlu Anda perhatikan dengan baik. Selain mencegah terjadinya kerusakan, melakukan perawatan piala merupakan bentuk penghargaan atas prestasi yang telah Anda capai.

Memiliki piala yang awet pastinya menjadi idaman siapa saja. Bila Anda tertarik membuat piala custom, ada Trovee Studio sebagai partner pembuatan piala terbaik yang siap menjadi partner Anda. Jadwalkan konsultasi dengan menghubungi kami di +62 811 930 533.

Post Views: 369